ASKEP ASFIKSIA NEONATORUM PDF

Pengertian Asfiksia Neonatorum adalah keadaan dimana bayi tidak dapat segera bernafas secara spontan dan teratur setelah lahir. Hal ini disebabkan oleh hipoksia janin dalam uterus dan hipoksia ini berhubungan dengan faktor-faktor yang timbul dalam kehamilan, persalinan atau segera lahir Prawiro Hardjo, Sarwono, Asfiksia Neonatotum adalah keadaan dimana bayi baru lahir yang tidak dapat bernafas secara spontan dan teratur segera setelah lahir. Keadaan ini biasanya disertai dengan keadaan dimana hipoksia dan hiperkapneu serta sering berakhir dengan asidosis Santoso NI, Ada beberapa faktor etiologi dan predisposisi terjadinya asfiksia, antara lain sebagai berikut: 2.

Author:Kazigis Faezil
Country:El Salvador
Language:English (Spanish)
Genre:Politics
Published (Last):18 November 2004
Pages:242
PDF File Size:6.97 Mb
ePub File Size:6.98 Mb
ISBN:247-7-85602-403-6
Downloads:12830
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Samugrel



Latar Belakang Pelayanan kesehatan maternal dan neonatal merupakan salah satu unsur penentu status kesehatan neonatal. Pelayanan kesehatan neonatal dimulai sebelum bayi dilahirkan, melalui pelayanan kesehatan yang diberikan kepada ibu hamil.

Pertumbuhan dan perkembangan bayi periode neonatal merupakan periode yang paling kritis karena dapat menyebabkan kesakitan dan kematian bayi Saifudin, Menurut Wibawa , faktor yang berhubungan terjadinya asfiksia adalah faktor ibu dan faktor janin.

Dimana faktor ibu meliputi usia ibu kurang dari 20 tahun atau lebih dari 35 tahun, pre-eklamsi, ketuban pecah dini, dan partus lama. Faktor janin meliputi lilitan tali pusat, letak sungsang, dan BBLR. Sedangkan menurut Manuaba , ada 8 faktor yang berpengaruh terhadap kejadian asfiksia neonatorum, yaitu berat lahir rendah, ketuban pecah dini, persalinan lama, tindakan persalinan seksio Cesaria, umur ibu kurang dari 20 tahun atau lebih dari 35 tahun, riwayat obstetri jelek, kelainan letak janin dan status ANC buruk.

Setiap 6 menit terdapat 1 neonatus yang meninggal. Berbagai upaya yang aman dan efektif untuk mencegah dan mengatasi penyebab utama kematian bayi baru lahir, meliputi pelayanan antenatal yang berkualitas, asuhan persalinan normal atau dasar, dan pelayanan asuhan neonatal oleh tenaga professional. Untuk menurunkan angka kematian bayi baru lahir karena asfiksia, persalinan harus dilakukan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kemampuan dan keterampilan manajemen asfiksia pada bayi baru lahir, kemampuan dan keterampilan ini harus digunakan setiap kali menolong persalinan.

Oleh karena itu, keterampilan dan kemampuan penanganan resusitasi pada neonatal sangat penting dimiliki oleh setiap tenaga professional yang terlibat dalam penanganan bayi baru lahir. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang diatas, adapun masalah yang muncul adalah sebagai berikut: 1.

Bagaimana konsep dasar teori dari Asfiksia Neonatorum? Bagaimanakah tata laksana dari Asfiksia Neonatorum? Bagaimanakah askeb Asfiksia Neonatorum? Tujuan Adapun tujuan dari pembuatan makalah ini adalah, untuk : 1. Dapat memahami konsep dasar teori dari Asfiksia Neonatorum pengertian,penyebab,tanda dan gejala,cara menilai serta cara mencegah asfiksia pada neonatus 2. Dapat mengetahui tata laksana dari Asfiksia Neonatorum 3. Dapat memahami askeb Asfiksia Neonatorum 4.

Manfaat 1. Bagi Mahasiswi Dapat memahami dan menambah pengetahuannya mengenai penyulit yang sering terjadi pada bayi baru lahir yaitu asfiksia, diharapkan mahasiswi dapat menanganinya dalam lingkungan masyarakat.

Bagi Pengajar Dapat memberi masukan atau wawasan terbaru dan luas kepada mahsiswinya mengenai penyulit pada bayi baru lahir. Konsep Teori 1. Definisi Asfiksia adalah keadaan dimana bayi baru lahir tidak dapat bernapas secara spontan dan teratur.

Bayi dengan riwayat gawat janin sebelum lahir, umumnya akan mengalami asfiksia pada saat dilahirkan. Masalah ini erat hubungannya dengan gangguan kesehatan ibu hamil, kelainan tali pusat, atau masalah yang mempengaruhi kesejahteraan bayi selama atau sesudah persalinan Asuhan Persalinan Normal, Asfiksia neonatorum ialah keadaan dimana bayi tidak dapat segera bernafas secara spontan dan teratur setelah lahir.

Hal ini disebabkan oleh hipoksia janin dalam uterus dan hipoksia ini berhubungan dengan faktor-faktor yang timbul dalam kehamilan, persalinan, atau segera setelah bayi lahir. Akibat-akibat asfiksia akan bertambah buruk apabila penanganan bayi tidak dilakukan secara sempurna. Tindakan yang akan dikerjakan pada bayi bertujuan mempertahankan kelangsungan hidupnya dan membatasi gejala-gejala lanjut yang mungkin timbul Wiknjosastro, Hipoksia bayi di dalam rahim ditunjukkan dengan gawat janin yang dapat berlanjut menjadi asfiksia bayi baru lahir.

Beberapa faktor tertentu diketahui dapat menjadi penyebab terjadinya asfiksia pada bayi baru lahir, diantaranya adalah faktor ibu, tali pusat clan bayi berikut ini Manuaba, : a. Faktor Tali Pusat.

DVIOUT UNKNOWN SPECIAL PDF

Laporan Pendahuluan Asfiksia Neonatorum

Komplikasi Komplikasi ini meliputi beberapa organ : 1. Otak : hipokstik iskemik ensefalopati, edeme serebri, palsi selebralis 2. Jantung dan paru : hipertensi pulmonal persisten pada neonatorum, pendarahan paru, edema paru. Gastrointestinal : enterokolitis nekotrikans 4.

BOSANSKA KNJIGA MRTVIH PDF

Asuhan Keperawatan (ASKEP) Asfiksia

Latar Belakang Kelahiran merupakan hal yang sangat membahagiakan bagi seorang ibu. Anak yang lahir dengan kondisi sehat adalah harapan semua wanita. Tetapi tidak semua wanita melahirkan secara normal serta mendapatkan bayi yang sehat. Terdapat berbagai komplikasi yang terjadi pada saat persalinan. Dalam hal ini yang paling sering ditemukan adalah kasus asfiksia neonatorum atau asfiksia pada bayi baru lahir.

Related Articles