CARA PRODUKSI MAKANAN YANG BAIK CPMB PDF

Aman dikonsumsi artinya produk makanan tersebut tidak mengandung bahan-bahan yang dapat membahayakan kesehatan atau keselamatan manusia. Layak dikonsumsi artinya makanan tersebut keadaannya normal tidak menyimpang seperti busuk, kotor, menjijikkan, dan penyimpangan lain. CPMB sangat berguna bagi kelangsungan hidup industri pangan. Melalui CPMB, industri pangan dapat menghasilkan produk makanan yang bermutu, layak dikonsumsi, dan aman bagi kesehatan.

Author:Tagore Mutilar
Country:Grenada
Language:English (Spanish)
Genre:Spiritual
Published (Last):6 November 2008
Pages:125
PDF File Size:18.67 Mb
ePub File Size:9.80 Mb
ISBN:851-4-53065-574-1
Downloads:34810
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Fenrinos



Pelatihan dan pembinaan IV. Kegunaan CPMB bagi Pemerintah CPMB bagi pemerintah berguna sebagai dasar untuk mendorong dan menganjurkan industri makanan untuk menerapkan cara produksi makanan yang baik dalam rangka: Melindungi konsumen dari produksi makanan yang tidak memenuhi syarat Memberikan jaminan kepada konsumen bahwa makanan yang diproduksi layak dikonsumsi Mempertahankan dan meningkatkan kepercayaan terhadap makanan yang diperdagangkan secara internasional Memberikan bahan acuan dalam program pendidikan di bidang makanan kepada industri dan konsumen.

Pengadaan Bahan Mentah. Ketelitian dalam pengadaan bahan mentah diperlukan untuk mengurangi bahaya pada tahap selanjutnya dalam rantai produksi makanan.

Disain dan Fasilitas Pabrik. Disain dan fasilitas pabrik perlu mendapat perhatian khusus karena disain dan kontruksi yang higienis, lokasi yang tepat, dan penyediaan fasilitas yang cukup diperlukan untuk dapat mengendalikan bahaya yang mungkin timbul. Proses Pengolahan. Untuk mengurangi risiko terhadap produksi makanan yang tidak memenuhi persyaratan mutu dan keamanan perlu dilakukan tindakan pencegahan untuk menjamin mutu dan keamanan makanan melalui pengawasan yang ketat terhadap kemungkinan bahaya yang timbul pada setiap tahap proses pengolahan.

Bahan Pengemas. Penggunaan bahan pengemas yang sesuai dan memenuhi persyaratan akan mempertahankan mutu produk dan melindungi produk terhadap pengaruh dari luar. Mutu Produk Akhir. Produk akhir yang bermutu baik dan memenuhi persyaratan akan menjamin mutu dan keamanan produk dan meningkatkan kepercayaan konsumen.

Keterangan Produk. Label yang jelas memudahkan konsumen dalam memilih, menangani, menyimpanm mengolahm dan mengonsumsi produk. Higien dan Kesehatan Karyawan. Higien dan kesehatan karyawan diperlukan dalam memberikan jaminan bahwa pekerja yang mengalami kontak langsung atau tidak langsung dengan makanan tidak akan mencemari produk yang diolah.

Pemeliharaan dan Program Sanitasi. Pemeliharaan dan program sanitasi menjamin terhindarnya kontaminasi silang terhadap makanan yang diproduksi. Cara dan keadaan lingkungan dalam penyimpanan merupakan faktor yang krusial demi menghasilkan produk makanan yang aman dan bermutu. Kesalahan dalam penyimpanan dapat berakibat penurunan mutu dan keamanan makanan.

Transportasi produk makanan memerlukan pengawasan yang baik karena kesalahan dalam transportasi dapat mengakibatkan kerusakan makanan serta penurunan mutu dan keamanan makanan. Laboratorium dan Pemeriksaan. Adanya laboratorium dalam suatu perusahaan memudahkan pengusaha makanan mengetahui secara cepat mutu bahan baku, bahan tambahan, dan bahan penolong yang masuk ke dalam pabrik, serta mutu produk yang dihasilkan.

Manajemen dan Pengawasan. Manajemen dan pengawasan diperlukan untuk memberikan jaminan bahwa semua persyaratan telah dipenuhi dan tahap-tahap dalam proses produksi telah dilaksanakan dengan baik sehingga mutu dan keamanan produk yang dihasilkan dapat dijamin. Perusahaan yang baik mempunyai catatan yang lengkap dan rapih dalam endokumentasian. Pencatatan bermanfaat untuk: meningkatkan jaminan mutu dan keamanan produk, mencegah produk melampaui batas daluarsa, dan meingkatkan kredibilitas dan keefektifan sistem pengawasan makananan.

Catatan yang diperlukan sebaiknya disimpan selama 1 periode melebihi masa simpan produk. Catatan yang diperlukan mencakup: jumlah dan tanggal produksi, serta distribusi yang meliputi tujuan, jumlah, dll.

Penarikan Produk. Penarikan produk adalah tindakan menghentikan produk dari peredaran. Tujuan penarikan produk adalah mencegah timbulnya korban karena mengonsumsi produk yang membahayakan kesehatan.

Tindakan perusahaan yang harus dilakukan apabila ada penarikan produk adalah: 1. Produk lain yang dihasilkan pada kondisi yang sama dengan produk penyebab keracunan seharusnya juga ditarik dari pasaran, 3.

Masyarakat diberi peringatan tentang kemungkinan beredarnya produk berbahaya tersebut, 4. Produk yang terbukti berbahaya dan beracun tidak boleh diproduksi kembali. Pelatihan dan Pembinaan. Setiap karyawan perlu mendapat pelatihan dan pembinaan secara berkala.

Kurangnya pelatihan dan pembinaan pada karyawan dapat menyebabkan kurangnya atau rendahnya kesadaran karyawan akan pentingnya mutu dan keamanan makanan. Share this:.

CERFA 2561 PDF

Pengertian Cara Produksi Pangan yang Baik (CPPB)

Posted on PM by M. Ikhwanul Kirom M. Penerapan GMP dapat mengacu berbagai referensi, namun sejauh ini tidak ada standar internasional yang bersifat official seperti halnya standar ISO. Sebagai contoh beberapa standar GMP tersebut: 1. Persyaratan GMP GMP mempersyaratkan agar dilakukan pembersihan dan sanitasi dengan frekuensi yang memadai terhadap seluruh permukaan mesin pengolah pangan baik yang berkontak langsung dengan makanan maupun yang tidak.

LA REVOLUCION DE LAS GRASAS SACHA BARRIO PDF

CARA PRODUKSI MAKANAN YANG BAIK CPMB PDF

Laboratorium Pakan dan Bahan Baku 2. Laboratorium Industri Syarat-syarat fasiitas laboratorium industri meliputi: A. Lokasi dan Lingkungan Yang perlu diperhatikan untuk lokasi laboratorium analisa adalah : 1. Terletak di tempat yang tidak tercemar dengan memperhatikan persyaratan Amdal. Dapat menciptakan suasana aman dan tenang dalam bekerja. Lokasi bukan penghambat dalam pemenuhan kebutuhan laboratorium. Jauh dari sumber getaran seperti rel kereta api atau jalan yang dilewati kendaraan berat.

BRASSOLIS SOPHORAE PDF

Cara Produksi Makanan Yang Baik (CPMB)

Pencatatan dan Dokumentasi Lingkungan Sarana Pengolahan Pencemaran makanan dapat terjadi karena lingkungan yang kotor. Oleh karena itu, lingkungan di sekitar sarana pengolahan harus terawat baik, bersih, dan bebas dari tumbuhnya tanaman liar. Mengingat lingkungan yang kotor dapat menjadi sumber pencemaran makanan, maka dari sejak awal pendirian pabrik, perlu dipertimbangkan berbagai hal yang berkaitan dcngan kemungkinan pencemaran tersebut. Lokasi Pabrik Secara ideal industri pangan yang baik dan sehat selamanya berada di lokasi yang bebas dari pencemaran. Oleh karena itu pada saat membangun pabrik hendaknya beberapa hal di bawah ini dipertimbangkan dengan matang.

BUGGERY LAW JAMAICA PDF

Pedoman Penerapan Cara Produksi Makanan Yang Baik (CPMB)

CPPB sangat bermanfaat untuk industri pangan berskala kecil dan besar untuk menghasilkan pangan yang bermutu, layak dikonsumsi, dan aman bagi kesehatan. Masih menurut BPOM, tujuan dari penerapan CPPB adalah menghasilkan pangan bermutu, aman dikonsumsi dan sesuai dengan tuntutan konsumen baik domestik maupun internasional dengan cara memberikan prinsip-prinsip dasar dalam pengolahan makanan. Menurut Fardiaz dalam Sussi Astuti, Cara Produksi Makanan yang Baik CPMB atau Good Manufacturing Practice GMP adalah suatu pedoman cara berproduksi makanan yang bertujuan agar produsen memenuhi persyaratan-persyaratan yang telah ditentukan untuk menghasilkan produk makanan bermutu dan sesuai dengan tuntutan konsumen. Dengan menerapkan CPMB diharapkan produsen pangan dapat menghasilkan produk makanan bermutu, aman dikonsumsi, dan sesuai dengan tuntutan konsumen bukan hanya konsumen lokal tetapi juga konsumen global. BPOM menetapkan berbagai persyaratan yang harus dipenuhi oleh industri pangan untuk menghasilkan produk pangan yang bermutu dan aman untuk dikonsumsi. Persyaratan tersebut diantaranya adalah lingkungan produksi, bangunan dan fasilitas, peralatan produksi, suplai air, fasilitas dan kegiatan higiene dan sanitasi, pengendalian hama, kesehatan dan higiene karyawan, pengendalian proses, label pangan, penyimpanan, penanggung jawab, penarikan produk, pencatatan dan dokumentasi, dan pelatihan karyawan.

Related Articles