LAPORAN PRAKTIKUM AMPHIBI PDF

Amphibia berasal dari bahasa Yunani yaitu Amphi yang berarti dua dan Bios yang berarti hidup. Karena itu amphibi diartikan sebagai hewan yang mempunyai dua bentuk kehidupan yaitu di darat dan di air. Pada umumnya, amphibia mempunyai siklus hidup awal di perairan dan siklus hidup kedua adalah di daratan. Zug, Amfibia atau amfibi Amphibia , umumnya didefinisikan sebagai hewan bertulang belakang vertebrata yang hidup di dua alam; yakni di air dan di daratan. Amfibia bertelur di air, atau menyimpan telurnya di tempat yang lembab dan basah.

Author:Fenrigar Febar
Country:Guinea
Language:English (Spanish)
Genre:Education
Published (Last):22 September 2008
Pages:386
PDF File Size:10.5 Mb
ePub File Size:10.72 Mb
ISBN:132-5-33126-552-7
Downloads:16534
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Vigor



Amfibia bertelur di air, atau menyimpan telurnya di tempat yang lembab dan basah. Ketika menetas, larvanya yang dinamai berudu hidup di air atau tempat basah tersebut dan ber napas dengan insang.

Setelah beberapa lama, berudu kemudian berubah bentuk ber metamorfosa menjadi hewan dewasa, yang umumnya hidup di daratan atau di tempat-tempat yang lebih kering dan bernapas dengan paru-paru. Dari hasil pengamatan kami pada katak Rana Sp dan kodok Bufo Sp pada katak mempunyai panjang 9 cm dan lebar 1,5 cm. Sedangkan pada kodok panjang seluruh tubuh 13 cm, lebar 2 cm, panjang kepala 1,5 cm, lebar kepala 1,5 cm, panjang kaki depan 2,5 cm, kaki belakang 9 cm dan diameter mata 0,5 cm.

Habitat Rana Sp dan Bufo Sp hidup di dua tempat yaitu air dan darat. Organ reproduksi pada Rana Sp dan Bufo Sp berbeda antara katak jantan dan katak betina. Pada katak jantan terdapat sepasang testis bentuknya oval, warnanya keputih — putihan terletak disebelah atas ginjal. Perkawinan dilakukan dengan cara katak jantan menempel di atas punggung katak betina, lalu keduanya menyemprotkan sel — sel gametnya ke luar tubuh. Sistem pernapasan larva dari rana bernafas dengan kulit dan insang, sedangkan hewan dewasa melalui kulit dan paru-paru, melalui gerakan otot-otot ventrak rahang bawah pengembalian organ dapat diatur melalui prose snares, sampai ke paru-paru melalui saluran lewat choane, lewat rongga mulut dan glottis dan mengeluarkan CO2 dan mengeluarkan uap air.

Sistem saraf katak terdiri atas syaraf pusat dan syaraf tepi. Syaraf pusat terususun atas otak dan tali spinal, sedangkan saraf tepi tersusun atas saraf kranial, saraf spinal Otak dan tali spinal dibungkus oleh 2 membran yang tebal yaitu durameter yang berbatasan dengan tulang dan pipiamater yang batasan dengan jaringan saraf.

COMMAX TP 12AC PDF

Laporan Praktikum Biologi Dasar Amphibi

Pankreas 5. Ovaduct 6. Kandung kemih 7. Kloaka 1. Rana cancarivora a. Morfologi Struktur morfologi Rana cancarivora adalah memiliki sepasang mata yang terdiri atas selaput niktitans yang berfungsi untuk melindungi mata dari gesekan air. Hidung pada katak di gunakan ketika melakukan pernapasan menggunakan paru-paru.

GOODY OUCHLESS PDF

Amphibia bertelur di air atau menyimpan telur di tempat lembab dan basah. Ketika menetes, larvanya dikatakan berudu yang hidup di air atau ditempat basah tersebut dan bernafas dengn insang. Setelah beberapa lama berudu kemudian berubah bentuk menjadi katak dewasa yang umumnya hidup di darat atau ditempat yang lebih kering dan bernafas dengan paru-paru Djuanda, Amphibia adalah vertebrata yang secara tipikal dapat hidup baik dalam air tawar dan di darat. Sebagian besar mengalami metamofosis dari berudu aquatis dan bernapas dengan insang ke dewasa amphibius dan bernapas dengan paru-paru , namun beberapa jenis amphibius tetap memilki insang selama hidupnya. Jenis-jenis sekarang tidak memiliki sisik luar, kulit biasanya tipis dan basah Djarubito,

BIOFIZIKA JEGYZET PDF

Terdiri dari tiga bagian, yaitu : duodenum, jejenum dan ileum. Pulmonum paru-paru Berwarna merah muda, sepasang dikiri kanan cor. Pulmo berfungsi sebagai alat pernapasan, yaitu sebagai tempat bertukarnya oksigen dan karbon dioksida. Rectum Bagian akhir dari saluran makanan, menuju ke cloaca. Anus 4.

Related Articles