CAWAN GORES PDF

Mikroba terdapat dalam bentuk campuran dari berbagai jenis mikroba. Untuk mengidentifikasikan mikroorganisme tersebut maka perlu dilakukan isolasi atau memisahkan mikroorganisme tersebut hingga menjadi biakan murni. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara tekhnik cawan gores dan tekhnik cawan tuang. Mikroorganisme dibiakkan di laboratorium pada medium yang terdiri dari bahan nutrient. Biasanya pemilihan medium yang dipakai bergantung kepada banyak faktor seperti seperti apa jenis mikroorganisme yang akan ditumbuhkan Pelezar, Isolasi bakteri merupakan suatu cara untuk memisahkan atau memindahkan mikroba tertentu dari lingkungannya sehingga diperoleh kultur murni atau biakan murni.

Author:Zusar Kaziramar
Country:Czech Republic
Language:English (Spanish)
Genre:History
Published (Last):18 October 2018
Pages:444
PDF File Size:2.15 Mb
ePub File Size:14.13 Mb
ISBN:471-6-75724-203-3
Downloads:12568
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Dijar



Kezia S I. Judul Isolasi Bakteri B. Latar belakang Didalam bidang ilmu mikrobiologi, untuk dapat menelaah bakteri khususnya dalam skala laboratorium, maka terlebih dahulu kita harus dapat menumbuhkan mereka dalam suatu biakan yang mana di dalamnya hanya terdapat baktri yang kita butuhkan tersebut tanpa adanya kontaminasi dari mikroba lain. Biakan yang semacam ini biasanya dikenal dengan istilah biakan murni. Untuk melakukan hal ini, haruslah di mengerti jenis-jenis nutrien yang disyaratkan bakteri dan juga macam ligkungan fisik yang menyediakan kondisi optimum bagi pertumbuhan bakteri tersebut Pelczar dan Chan, Pemindahan bakteri dari medium lama ke medium yang baru atau dikenal dengan istilah inokulasi bakteri ini memerlukan banyak ketelitian.

Terlebih dahulu kita harus mengusahakan agar semua alat-alat yang akan digunakan untuk pengerjaan medium dan pengerjaan inokulasi benar- beanr steril. Hal ini untuk menghindari terjadinya kontaminasi, yaitu masuknya mikroba lain yang tidak diinginkan sehinggabiakan yang tumbuh di dalam medium adalah benar-benar biakan murni Dwidjoseputro, Pada praktikum yang dilakukan akan dikenalkan dan dipelajari beberapa metode isolasi bakteri, yaitu metode streak plate metode penggoresan diatas medium agar, sehingga didapatkan koloni tunggal , metode pour plate menuangkan sampel bakteri kemudian medium agar, lalu diratakan dalam petrdish , serta metode spread plate metode penumbuhan bakteri diatas medium agar, lalu meratakannya dengan trigalski.

Dalam praktikum ini juga akan mempelajari cara mengisolasi bakteri dari udara, Starbio dan Rodac. Tujuan 1. Mengenal beberapa teknik pour plate, streak plate, spread plate dalam mengisolasi bakteri Eschericia coli dan Bascilus subtilis. Mengetahui kegunaan masing-masing metode dalam mengisolasi bakteri untuk tujuan tertentu, serta melihat sifat bakteri yang diisolasi.

Mengetahui dan mempelajari cara mengisolasi bakteri udara 4. Mengetahui salah satu uji sanitasi Rodac II. Bakteri memiliki struktur sel yang sederhana, dan tidak memiliki nukleus. Bakteri umumnya berukuran sekitar 0, mikrometer Fank, Koloni bakteri sendiri adalah kumpulan dari bakteri yang membentuk kelompok. Terdapat banyak bentuk koloni, tegantung dari spesies dan ciri khasnya.

Sifat-sifat yang diperlukan dalam menentukan identifikasi suatu spesies misalnya seperti besar kecilnya koloni, mengkilat tidaknya, halus kasarnya permukaan, dan warna koloni Dwidjoseputro, Morfologi koloni bakteri akan mempermudah dalam pengidentifikasian jenis bakteri Fitria dan Yasmin, Bakteri yang hidup di alam terbuka jarang dijumpai tumbuh sebagai biakan murni. Isolasi bakteri adalah pemindahan bakteri dari lingkungan di alam dan menumbuhkan sebagai biakan murni dalam medium buatan.

Memindahkan bekteri dari medium lama ke medium yang baru diperlukan ketelitian dan pensterilan alat-alat yang digunakan, sehingga dapat terhindar dari terjadinya kontaminasi.

Pada pemindahan bakteri di cawan petri tersebut harus dibalik. Hal ini berfungsi untuk menghindari adanya tetesan air yang mungkin melekat pada dinding tutup cawan petri Dwijoseputro, Mikrobia yang hidup di alam terdapat sebagai populasi campuran dari berbagai jenis mikrobia yang berbeda. Prinsip dari isolasi mikrobia adalah memisahkan satu jenis mikrobia dengan mikrobia lain dari lingkungannya di alam dan ditumbuhkan di medium buatan.

Pertumbuhan mikrobia dapat dilakukan dalam medium padat, karena dalam medium padat sel-sel mikrobia akan membentuk suatu koloni sel yang tetap pada tempatnya Sutedjo dan Kartajapoetra, Isolasi bakteri merupakan pengambilan atau memindahkan mikroba dari lingkungannya di alam dan menumbuhkannya sebagai biakan murni dala medium buatan Fitri dan Yasmin, Bakteri dipindahkan dari satu tempat ke tempat lainnya harus menggunakan prosedur aseptik.

Aseptik berarti bebas dari sepsis merupakan kondisi terkontaminasi karena mikroorganisme lain. Teknik aseptis sangat penting bila bekerja kontak dengan bakteri. Beberapa alat yang digunakan untuk menjalankan prosedur ini adalah bunsen dan laminar air flow. Bila tidak dijalankan dengan tepat, ada kemungkinan kontaminasi oleh miroorganisme lain sehingga akan mengganggu hasil yang diharapkan.

Teknik aseptik juga melindungi laboran dari kontaminasi bakteri Singleton dan Sainsbury, Ada beberapa metode untuk menginokulasi bakteri sesuai dengan jenis medium tujuannya. Pada medium agar tegak, dilakukan metode tusuk menggunakan jarum ose.

Pada medium agar miring, dilakukan metode gores dengan menggunakan loop ose. Pada medium petridish, dapat digunakan metode streak plate metode gores , pour plate metode tuang atau spread plate metode sebar. Setelah inokulasi, dilakukan proses inkubasi, yaitu menyimpan medium pada alat atau kontainer ada temperature tertentu dan periode tertentu, sehingga tercipta lingkungan yang menyediakan kondisi cocok untuk pertumbuhan bakteri Harley dan Presscot, Metode-metode untuk mengisolasi biakan murni mikroorganisme menurut Pelczar dan Chan adalah: 1.

Cawan gores: Inokulum digoreskan di permukaan medium agar nutrient, dalam cawan petri, dengan jarum pindah lup inokulasi. Di antara garis-garis goresan akan terdapat sel-sel yang cukup terpisah- pisah sehingga dapat tumbuh menjadi koloni-koloni terpisah. Cawan tebar: Setetes inokulum diletakkan di tengah-tengah medium agar nutrient, dalam cawan petri, dan dengan menggunakan batang kaca bengkok yang steril, inokulum itu disebarkan di permukaan medium.

Batang yang sama dapat digunakan untuk menginokulasi pinggan kedua untuk menjamin penyebaran sel-selnya dengan baik. Pada beberapa pinggan akan muncul koloni-koloni yang terpisah. Cawan tuang: Dengan lup inokulasi, pindahkan satu lup penuh suspense asal ke sebuah tabung medium agar cair steril yang agak dingin. Tabung tersebut digelindingkan di antara kedua tangan agar inokulumnya tercampur secara merata. Pemindahan serupa dilakukan pada tabung-tabung selanjutnya.

Isi setiap tabung dituangkan ke dalam cawan petr i terpisah. Setelah inkubasi, cawan-cawan diperiksa kalau- kalau ada koloni-koloni yang terisolasi. Dari cawan yang berisikan koloni-koloni terisolasi, dapat diisolasi biakan murni mikroorganisme dengan memindahkan seebagian dari satu koloni ke dalam tabung berisi medium steril.

Medium pada petri dish umumnya digunakan memelihara bakteri dalam lempengan di dalam petridish sampel bakteri diambil dengan menggunakan jarum ose. Jarum ose kemudian digesekkan dengan gerakan ke kanan dan ke kiri sampai meliputi seluruh permukaan agar-agar. Sehingga akan diperoleh koloni-koloni yang menggerombol dan koloni- koloni yang memencil.

Sifat-sifat koloni pada agar-agar lempengan mengenai bentuk, permukaan, dan tepi. Bentuk koloni dilukiskan sebagai titik-titik, bulat, berbenang, tak teratur, serupa akar, serupa kumparan. Permukaan koloni dapat datar, timbul mendatar, timbul melengkung, timbul mencembung, timbul membukit, timbul berkawah. Tepi koloni ada yang utuh, ada yang berombak, ada yang berbelah-belah, ada yang bergerigi, ada yang berbenang-benang, ada yang keriting Dwidjoseputro, Isolasi adalah mengambil mikroorganisme yang terdapat di alam dan menumbuhkannya dalam suatu medium buatan.

Prinsip dari isolasi mikroba adalah memisahkan satu jenis mikroba dengan mikroba lainnya yang berasal dari campuran bermacam-macam mikroba. Hal ini dapat dilakukan dengan menumbuhkannya dalam media padat, karena dalam media padat sel-sel mikroba akan membentuk suatu koloni sel yang tetap pada tempatnya.

Isolasi bakteri atau biakan yang terdiri dari satu jenis mikroorganisme bakteri dikenal sebagai biakan murni atau biakan aksenik. Biakan yang berisi lebih dari satu macam mikroorganisme bakteri dikenal sebagai biakan campuran, jika hanya terdiri dari dua jenis mikroorganisme, yang dengan sengaja dipelihara satu sama lain dalam asosiasi, dikenal sebagai biakan dua-jenis Sandjaja, Isolasi suatu galur murni pada prinsipnya dapat dilakukan secara bertingkat.

Tingkat pertama bebas dilakukan secara manual yaitu dengan cara sejauh mungkin mengencerkannya, seringkali sampai 10 -4 atau Tingkat kedua adalah dengan media yang bersifat selektif bagi mikroba tertentu atau beberapa mikroba tertentu yang mungkin masih satu golongan. Tingkat ketiga dari koloni yang seolah -olah yang sudah mungkin masih perlu untuk diencerkan kembali atau diisolasi ulang agar dapat lebih menyakinkan. Selanjutnya diperlukan berbagai metode karakteristik sebagai pembuktian bahwa galur isolat yag diperoleh benar- benar galur murni Mulyono, Prinsip kerja isolasi bakteri cukup sederhana yakni dengan menginokulasikan sejumlah kecil bakteri pada suatu medium tertentu yang dapat menyusung kehidupan bakteria.

Sejumlah kecil bakteri ini didapat dari bermacam- macam tempat tergantung dari tujuan inokulasi. Dalam kajian mikrobiologi yang berhubungan dengan sumber bakteri adalah mikrobia tanah, air, makanan dan udara Talaro, Tujuan dari pemindahan biakan untuk menguasai teknik pemindahan biakan bakteri dari satu wadah ke wadah lain secara aseptik, sehingga hanya biakan murni yang diharapkan yang tumbuh.

Hal ini sangat penting dalam tahap awal pekerjaan isolasi mikroba terutama yang berasal dari stok kultur bukan dari substrat. Kegagalan dalam hal pemindahan biakan dapat menyebabkan kontaminasi dari pertumbuhan mikroba yang tidak diharapkan Dwidjoseputro, Menurut Meryandini, dkk , sebelum melakukan isolasi terlebih dahulu dilakukan pengambilan sampel. Macam-macam pengambilan sampel menurut tempatnya : 1. Sampel tanah Jika mikroorganisme yang diinginkan berada di dalam tanah, maka cara pengambilannya disesuaikan dengan tujuan.

Misal jika yang diinginkan adalah mikroorganisma rhizosfer maka sampel diambil dari sekitar perakaran dekat permukaan tanah. Menurut Jutono, dkk. Menurut Dwidjoseputro , pekerjaan memindahkan bakteri dari medium lama ke medium baru membutuhkan banyak ketelitian, terlebih dahulu harus diusahakan agar semua alat-alat yang ada sangkut pautnya dengan medium dan pekerjaan inokulasi itu benar-benar steril, ini untuk menghindari kontaminasi, yaitu masuknya mikroorganisme yang tidak diinginkan.

Perpindahan bakteri biasanya menggunakan kawat inokulasi dimana ujung sebaiknya dari platina atau mikrom. Ujung kawat lurus atau berupa bolongan berdiameter mm. Mulut tabung tempat pemeliharaan itu juga dipanasi setelah sumbatnya diambil dan setelah pengambilan inokulasi selesai, mulut tabung dipanasi lagi untuk kemudian disumbat seperti semula. Menurut Jutono , ada beberapa macam cara untuk mengisolasi mikrobia. Untuk isolasi tersebut harus diperhatikan beberapa hal yang penting, antara lain : 1.

Sifat-sifat spesies mikrobia yang akan diisolasi 2. Tempat hidup atau asal mikrobia tersebut 3. Medium untuk pertumbuhannya yang sesuai 4. Cara menanam mikrobia tersebut 5. Cara inkubasi mikrobia tersebut 6. Cara menguji bahwa mikrobia yang diisolasi telah berupa biakan murni dan sesuai dengan yang dimaksud Bakteri mudah ditemukan di air, udara, dan tanah. Mereka hidup dalam suatu koloni, baik bersimbiose, bebas, ataupun parasit pada makhluk hidup.

Jumlah bakteri di alam sangat melimpah dengan keragaman yang sangat tinggi. Untuk mempelajari kehidupan dan keragaman bakteri, diperlukan suatu usaha untuk mengembakbiakkan mereka dalam skala laboratorium. Pengembangbiakan ini dilakukan dengan menumbuhkan bakteri dari sumber isolat, seperti tanah, udara, sisa makanan, dan lain-lain, dalam media yang mengandung nutrisi.

Media pertumbuhan bakteri sangat beragam, mulai dari media selektif, media penyubur, media diferensial, dll. Masing-masing media memiliki fungsi berbeda dan digunakan tergantung tujuan dari praktikan.

KORG ELECTRIBE ER-1 MKII MANUAL PDF

CAWAN GORES PDF

Metode Cawan Gores Apa tujuan percobaan kali ini? Mampu memahami prinsip pemindahan biakan murni dengan teknik aseptik. Mampu memahami prinsip pemindahan biakan cair dalam jumlah terukur dengan teknik aseptik. Mampu memahami prinsip isolasi bakteri dari suatu campuran dengan metode cawan gores dan cawan tuang. Apa itu biakan murni?

HUKUM BRAGG PDF

Metode yang digunakan yaitu metode cawan gores. Isolasi bakteri merupakan suatu cara untuk memisahkan atau memindahkan mikroba tertentu dari lingkungannya sehingga diperoleh kultur murni atau biakan murni. Dimana setelah dilakukan isolasi bakteri pada usus ikan dan jumlah yang di dapat yaitu 58 koloni. Dengan isolasi inilah dapat diidentifikasi jenis bakteri tertentu baik dari kelimpahan maupun morfologinya. Dua diantaranya yang paling sering digunakan adalah teknik cawan gores dan cawan tuang. Kedua metode ini didasarkan pada prinsip yang sama yaitu mengencerkan organisme sedemikian sedangkan sehingga individu spesies dapat dipisahkan dari lainnya, dengan anggapan bahwa koloni terpisah yang tampak pada cawan petri setelah diinkubasi berasal dari satu sel tunggal. Dan metode lain yang digunakan yaitu cara sebar spread plate , cara pengenceran dilution method , serta mikromanipulator the micromanipulator method Lim,

GASTRONOMICE PASTOREL TEODOREANU PDF

Kezia S I. Judul Isolasi Bakteri B. Latar belakang Didalam bidang ilmu mikrobiologi, untuk dapat menelaah bakteri khususnya dalam skala laboratorium, maka terlebih dahulu kita harus dapat menumbuhkan mereka dalam suatu biakan yang mana di dalamnya hanya terdapat baktri yang kita butuhkan tersebut tanpa adanya kontaminasi dari mikroba lain. Biakan yang semacam ini biasanya dikenal dengan istilah biakan murni. Untuk melakukan hal ini, haruslah di mengerti jenis-jenis nutrien yang disyaratkan bakteri dan juga macam ligkungan fisik yang menyediakan kondisi optimum bagi pertumbuhan bakteri tersebut Pelczar dan Chan, Pemindahan bakteri dari medium lama ke medium yang baru atau dikenal dengan istilah inokulasi bakteri ini memerlukan banyak ketelitian.

Related Articles