HUKUM BRAGG PDF

Jump to navigation Jump to search Dalam fizik , hukum Bragg merupakan hasil eksperimen bagi pembelauan sinar X atau neutron dari permukaan hablur pada sudut tertentu, dikembangkan oleh ahli fizik Sir W. Bragg dan anaknya Sir W. Bragg pada , dan pertama kali dibentangkan pada kepada Persatuan Falsafah Cambridge. Walaupun mudah, hukum Bragg mengesahkan kewujudan zarah nyata pada skala atom, dan turut menyediakan kemudahan bagi pengajian hablur dalam bentuk pembelauan sinar-X dan neutron. Anak-beranak Bragg mendapat Hadiah Nobel dalam fizik pada bagi kerja mereka menentukan struktur hablur bermula dengan NaCl , ZnS , dan berlian.

Author:Mimuro Yozshugar
Country:Guinea
Language:English (Spanish)
Genre:Automotive
Published (Last):4 August 2015
Pages:412
PDF File Size:8.68 Mb
ePub File Size:15.83 Mb
ISBN:919-5-92377-787-5
Downloads:32745
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Nalrajas



Teknik ini digunakan untuk mengidentifikasi fasa kristalin dalam material dengan cara menentukan parameter struktur kisi serta untuk mendapatkan ukuran partikel. Sinar X merupakan radiasi elektromagnetik yang memiliki energi tinggi sekitar eV sampai 1 MeV.

Sinar X dihasilkan oleh interaksi antara berkas elektron eksternal dengan elektron pada kulit atom. Panjang gelombang sinar X memiliki orde yang sama dengan jarak antar atom sehingga dapat digunakan sebagai sumber difraksi kristal. SinarX dihasilkan dari tumbukan elektron berkecepatan tinggi dengan logam sasaran. Olehk arena itu, suatu tabung sinar X harus mempunyai suatu sumber elektron, voltase tinggi, dan logam sasaran.

Selanjutnya elektron elektron yang ditumbukan ini mengalami pengurangan kecepatan dengan cepat dan energinya diubah menjadi foton. Karena asalnya tidak diketahui waktu itu maka disebut sinar X. Untuk penemuan ini Rontgen mendapat hadiah nobel pada tahun , yang merupakan hadiah nobel pertama di bidang fisika.

Sejak ditemukannya, sinar-X telah umum digunakan untuk tujuan pemeriksaan tidak merusak pada material maupun manusia. Disamping itu, sinar-X dapat juga digunakan untuk menghasilkan pola difraksi tertentu yang dapat digunakan dalam analisis kualitatif dan kuantitatif material.

XRD digunakan untuk analisis komposisi fasa atau senyawa pada material dan juga karakterisasi kristal. Prinsip dasar XRD adalah mendifraksi cahaya yang melalui celah kristal.

Difraksi cahaya oleh kisi-kisi atau kristal ini dapat terjadi apabila difraksi tersebut berasal dari radius yang memiliki panjang gelombang yang setara dengan jarak antar atom, yaitu sekitar 1 Angstrom. Radiasi yang digunakan berupa radiasi sinar-X, elektron, dan neutron. Sinar-X merupakan foton dengan energi tinggi yang memiliki panjang gelombang berkisar antara 0. Ketika berkas sinar-X berinteraksi dengan suatu material, maka sebagian berkas akan diabsorbsi, ditransmisikan, dan sebagian lagi dihamburkan terdifraksi.

Hamburan terdifraksi inilah yang dideteksi oleh XRD. Berkas sinar X yang dihamburkan tersebut ada yang saling menghilangkan karena fasanya berbeda dan ada juga yang saling menguatkan karena fasanya sama. Berkas sinar X yang saling menguatkan itulah yang disebut sebagai berkas difraksi.

Hukum Bragg merumuskan tentang persyaratan yang harus dipenuhi agar berkas sinar X yang dihamburkan tersebut merupakan berkas difraksi. Sinar datang yang menumbuk pada titik pada bidang pertama dan dihamburkan oleh atom P. Skema alat uji XRD dapat dilihat pada Gamnbar 3 dibawah ini.

Gambar 3: Skema alat uji XRD [3] Dari metode difraksi kita dapat mengetahui secara langsung mengenai jarak rata-rata antar bidang atom.

Kemudian kita juga dapat menentukan orientasi dari kristal tunggal. Secara langsung mendeteksi struktur kristal dari suatu material yang belum diketahui komposisinya. Kemudian secara tidak langsung mengukur ukuran, bentuk dan internal stres dari suatu kristal. Prinsip dari difraksi terjadi sebagai akibat dari pantulan elastis yang terjadi ketika sebuah sinar berinteraksi dengan sebuah target. Pantulan yang tidak terjadi kehilangan energi disebut pantulan elastis elastic scatering.

Ada dua karakteristik utama dari difraksi yaitu geometri dan intensitas. Secara matematis, difraksi hanya terjadi ketika Hukum Bragg dipenuhi. Secara fisis jika kita mengetahui panjang gelombang dari sinar yang membentur kemudian kita bisa mengontrol sudut dari benturan maka kita bisa menentukan jarak antar atom geometri dari latis.

Persamaan ini adalah persamaan utama dalam difraksi. Secara praktis sebenarnya nilai n pada persamaan Bragg diatas nilainya 1. Dengan menghitung d dari rumus Bragg serta mengetahui nilai h, k, l dari masing-masing nilai d, dengan rumus-rumus yang telah ditentukan tiap-tiap bidang kristal kita bisa menentukan latis parameter a, b dan c sesuai dengan bentuk kristalnya.

Estimasi Crystallite Size dan Strain Menggunakan XRD Elektron dan Neutron memiliki panjang gelombang yang sebanding dengan dimensi atomik sehingga radiasi sinar X dapat digunakan untuk menginvestigasi material kristalin.

Teknik difraksi memanfaatkan radiasi yang terpantul dari berbagai sumber seperti atom dan kelompok atom dalam kristal. Ada beberapa macam difraksi yang dipakai dalam studi material yaitu: difraksi sinar X, difraksi neutron dan difraksi elektron. Namun yang sekarang umum dipakai adalah difraksi sinar X dan elektron. Metode yang sering digunakan untuk menganalisa struktur kristal adalah metode Scherrer. Ukuran kristallin ditentukan berdasarkan pelebaran puncak difraksi sinar X yang muncul.

Metode ini sebenarnya memprediksi ukuran kristallin dalam material, bukan ukuran partikel. Jika satu partikel mengandung sejumlah kritallites yang kecil-kecil maka informasi yang diberikan metiode Schrerrer adalah ukuran kristallin tersebut, bukan ukuran partikel. Untuk partikel berukuran nanometer, biasanya satu partikel hanya mengandung satu kristallites.

Dengan demikian, ukuran kristallinitas yang diprediksi dengan metode Schreer juga merupakan ukuran partikel. Berdasarkan metode ini, makin kecil ukuran kristallites maka makin lebar puncak difraksi yang dihasilkan, seperti diilustrasikan pada Gambar 4. Kristal yang berukuran besar dengan satu orientasi menghasilkan puncak difraksi yang mendekati sebuah garis vertikal. Kristallites yang sangat kecil menghasilkan puncak difraksi yang sangat lebar.

Lebar puncak difraksi tersebut memberikan informasi tentang ukuran kristallites. Hubungan antara ukuran ksirtallites dengan lebar puncal difraksi sinar X dapat diproksimasi dengan persamaan Schrerer []. Gambar 4 : XRD Peaks [4] Gambar 4 mengindikasikan bahwa makin lebar puncak difraksi sinar X maka semakin kecil ukuran kristallites. Ukuran kristallites yangmenghasilkan pola difraksi pada gambar bawah lebih kecil dari pada ukuran kristallites yang menghasilkan pola diffraksi atas.

Puncak diffraksi dihasilkan oleh interferensi secara kontrukstif cahaya yang dipantulkan oleh bidang-bidang kristal. Dimana : FWHMsample adalah lebar puncak difraksi puncak pada setengah maksimum dari sampel benda uji dan FWHMstandard adalah lebar puncak difraksi material standard yang sangat besar puncaknya berada di sekitar lokasi puncak sample yang akan kita hitung.

Sekilas Tentang Struktur Atom Suatu Unsur Setiap atom terdiri dari inti yang sangat kecil yang terdiri dari proton dan neutron, dan di kelilingi oleh elektron yang bergerak. Elektron dan proton mempunyai muatan listrik yang besarnya 1,60 x C dengan tanda negatif untuk elektron dan positif untuk proton sedangkan neutron tidak bermuatan listrik.

Massa partikel-partikel subatom ini sangat kecil: proton dan neutron mempunyai massa kira-kira sama yaitu 1,67 x kg, dan lebih besar dari elektron yang massanya 9,11 x kg.

Setiap unsur kimia dibedakan oleh jumlah proton di dalam inti, atau nomor atom Z. Untuk atom yang bermuatan listrik netral atau atom yang lengkap, nomor atom adalah sama dengan jumlah elektron. Nomor atom merupakan bilangan bulat dan mempunyai jangkauan dari 1 untuk hidrogen hingga 94 untuk plutonium yang merupakan nomor atom yang paling tinggi untuk unsur yang terbentuk secara alami. Massa atom A dari sebuah atom tertentu bisa dinyatakan sebagai jumlah massa proton dan neutron di dalam inti.

Walaupun jumlah proton sama untuk semua atom pada sebuah unsur tertentu, namun jumlah neutron N bisa bervariasi. Karena itu atom dari sebuah unsur bisa mempunyai dua atau lebih massa atom yang disebut isotop. Berat atom berkaitan dengan berat rata-rata massa atom dari isotop yang terjadi secara alami. Satuan massa atom sma bisa digunakan untuk perhitungan berat atom. Satu mol zat terdiri dari 6, x atom atau molekul bilangan Avogadro.

Referensi : www. Saryanto, H. Nano Saintek. Abdullah, M. Itoh, Y. Abdullah, M and Okuyama, K,. Langford and A.

LATARJET RUIZ LIARD PDF

Penurunan Persamaan Hukum Bragg

Vosar Proses yang sama berlaku kepada serakan gelombang neutron dari nukleus atau melalui interaksi spin yang koheren dengan elektron tak berpasangan. Walaupun mudah, hukum Bragg mengesahkan kewujudan zarah nyata pada skala atom, dan turut menyediakan kemudahan bagi pengajian hablur dalam bentuk pembelauan sinar-X dan neutron. Pembelauan Neutron Sinar X. Bragg padadan pertama kali dibentangkan pada kepada Persatuan Falsafah Cambridge. Menggunakan theorem Pythagoraspernyataan dapat ditunjukkan:. Lihat Terma-Terma Penggunaan untuk butiran lanjut.

LUYKEN OVERCOMING LANGUAGE BARRIERS IN TELEVISION PDF

HUKUM BRAGG PDF

Ewald menyatakan bahwa kristal dapat berfungsi sebagai kisi difraksi untuk sinar-x. Sebuah eksperimen dirancang oleh W. Friedrich dan P. Knipping yang sungguh-sungguh mendemontrasikan validitas hipotesis Von Laue. Pada tahun , Von Laue kemudian mengembangkan teori untuk menjelaskan difraksi sinar-x.

GAPANG PDF

Hukum Bragg

Teknik ini digunakan untuk mengidentifikasi fasa kristalin dalam material dengan cara menentukan parameter struktur kisi serta untuk mendapatkan ukuran partikel. Sinar X merupakan radiasi elektromagnetik yang memiliki energi tinggi sekitar eV sampai 1 MeV. Sinar X dihasilkan oleh interaksi antara berkas elektron eksternal dengan elektron pada kulit atom. Panjang gelombang sinar X memiliki orde yang sama dengan jarak antar atom sehingga dapat digunakan sebagai sumber difraksi kristal. SinarX dihasilkan dari tumbukan elektron berkecepatan tinggi dengan logam sasaran. Olehk arena itu, suatu tabung sinar X harus mempunyai suatu sumber elektron, voltase tinggi, dan logam sasaran. Selanjutnya elektron elektron yang ditumbukan ini mengalami pengurangan kecepatan dengan cepat dan energinya diubah menjadi foton.

KOMENTIMI I ENDRRAVE NE ISLAM PDF

.

Related Articles